Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa IPMAFA di MA Salafiyah Kajen (MASAKA) resmi berakhir pada Kamis, 10 September 2026 kemarin. Waktu 40 hari berlalu begitu cepat, berbagai kegiatan yang telah dijalani bersama keluarga besar MA Salafiyah Kajen menjadi pengalaman berharga, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam berinteraksi dengan para guru dan peserta didik.
Acara penutupan ini bersamaan dengan penutupan kegiatan Alfiyah (Ansyithoh Kalam Fii Madrasah Salafiyah). Acara ini ditutup dengan sambutan kedua belah pihak. Bapak Ali Subhan, M.A., selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan terima kasih kepada pihak madrasah yang telah membersamai mahasiswa kami, dan harapannya semoga acara Alfiyah ini dapat diadakan kembali lagi.
Sementara itu, Bapak M. Azib Mabrur, S.Ag., turut menyampaikan bahwa terima kasih juga kepada mahasiswa PLP IPMAFA yang senantiasa membersamai para siswa dalam belajar dan mengikuti kegiatan Alfiyah ini. Setelah kegiatan ini, semoga para siswa lebih semangat belajar Bahasa Arab dan lebih berani berbicara menggunakan Bahasa Arab.
Selama 40 hari berada di MASAKA, mahasiswa PLP IPMAFA tentu tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa praktikan. Ada banyak momen yang dilalui bersama, mulai dari mendampingi siswa dalam pembelajaran, mengikuti kegiatan madrasah, hingga bercengkerama dan berinteraksi dengan para guru serta siswa. Dari kebersamaan itulah, perlahan tumbuh kedekatan yang membuat masa PLP terasa semakin berkesan.
Bagi mahasiswa, berada di tengah-tengah lingkungan madrasah menjadi kesempatan untuk merasakan secara langsung bagaimana menjadi seorang pendidik. Berbagai pengalaman selama mendampingi siswa dan mengikuti kegiatan di madrasah menjadi pelajaran tersendiri yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan gambaran tentang dunia pendidikan yang sebenarnya.
Kehadiran mahasiswa PLP pun meninggalkan kesan bagi para siswa. Selama mendampingi kegiatan belajar, mahasiswa tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga teman belajar bagi mereka. Apalagi dalam kegiatan Alfiyah, para siswa diajak untuk lebih aktif menggunakan Bahasa Arab. Suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan membuat mereka semakin berani untuk mencoba berbicara.
Berakhirnya masa PLP ini bukan berarti berakhir pula hubungan yang telah terjalin, tetapi cukup untuk menghadirkan banyak cerita. Ada tawa, proses belajar, kebersamaan, hingga berbagai pengalaman yang mungkin akan selalu dikenang oleh mahasiswa PLP maupun keluarga besar MASAKA.


