Pati — Rangkaian kegiatan Mukhoyyam ‘Aroby yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa Arab terus memberikan pengalaman akademik yang komprehensif bagi mahasiswa. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah Nadwah Maharah Kitabah yang dilaksanakan pada Jum’at, 16 Januari 2026.
Nadwah Maharah Kitabah ini mengusung tema “Revitalisasi Keterampilan Menulis bagi Mahasiswa Indonesia” dan disampaikan oleh Dr. Sahl Mahfudz. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Arab dari berbagai semester dengan tujuan meningkatkan pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis dalam menulis bahasa Arab.
Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan bahwa lemahnya keterampilan menulis bahasa Arab pada mahasiswa Indonesia bukan disebabkan oleh ketidakmampuan, melainkan oleh kurangnya dasar imla’ yang kuat, kebiasaan menulis yang keliru, serta rasa takut berlebihan terhadap kesalahan. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk berani menulis dan menjadikan kesalahan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Materi nadwah membahas berbagai kesalahan umum dalam maharah kitabah, khususnya pada aspek imla’, seperti penulisan hamzah qatha’ dan hamzah washal, penggunaan alif layyinah dan alif mamdudah, penulisan ta’ marbuthah dan ta’ maftuhah, serta kesalahan gramatikal dan pemilihan kosakata. Pemateri juga menekankan bahwa kesalahan penulisan hamzah tidak hanya bersifat teknis, tetapi dapat memengaruhi makna dan kualitas akademik sebuah tulisan.
Sebagai tindak lanjut dari materi nadwah, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi tathbīq (praktik) yang dilaksanakan pada sore hari. Pada sesi ini, mahasiswa diminta untuk menulis resume atau rangkuman hasil Nadwah Maharah Kitabah sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang telah disampaikan. Melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan kaidah-kaidah penulisan bahasa Arab secara tepat dan sistematis.
Dengan adanya sesi praktik tersebut, Nadwah Maharah Kitabah tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menulis bahasa Arab serta membangun kebiasaan menulis yang baik dan berkelanjutan di lingkungan akademik.

