Pati — Kegiatan Mukhoyyam ‘Aroby yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa Arab terus berlanjut hingga hari ketiga. Pada Jum’at, 16 Januari 2026, rangkaian kegiatan diisi dengan Nadwah Maharah Qirā’ah yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan memahami teks berbahasa Arab secara efektif.
Nadwah Maharah Qirā’ah ini menghadirkan Dr. Ali Subhan, M.A. sebagai pemateri. Kegiatan diikuti oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Bahasa Arab dari semester 1 hingga semester 5 dengan antusiasme yang tinggi.
Dalam pemaparannya, Dr. Ali Subhan, M.A. menjelaskan bahwa maharah qirā’ah merupakan keterampilan penting, khususnya bagi mahasiswa di jenjang perguruan tinggi dan pascasarjana. Membaca tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas melafalkan teks, tetapi juga sebagai proses memahami, menganalisis, dan mengevaluasi isi bacaan. Melalui membaca yang efektif, mahasiswa dapat membentuk pengetahuan, memperluas daya ingat, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Pemateri juga memaparkan beberapa tingkatan membaca, mulai dari membaca mekanis tanpa pemahaman, membaca pemahaman, membaca kritis, hingga membaca kreatif. Selain itu, dijelaskan pula unsur-unsur penting dalam membaca efektif, seperti ketepatan pelafalan huruf, pemahaman makna, kelancaran membaca, serta penguasaan aspek kebahasaan seperti i‘rab, sharaf, dan fungsi kata dalam kalimat.
Pada sesi praktik, peserta diajak untuk melatih membaca teks Arab klasik dan teks Arab modern dengan memperhatikan kaidah waqaf, tekanan dan intonasi, makhārijul huruf, serta penggunaan al-syamsiyyah dan al-qamariyyah. Peserta juga dikenalkan pada strategi membaca yang efektif melalui pendengaran penutur Arab dan pemanfaatan konteks dalam memahami teks.
Melalui Nadwah Maharah Qirā’ah ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Bahasa Arab mampu meningkatkan kualitas membaca teks Arab, baik klasik maupun modern, serta memiliki strategi membaca yang tepat dan aplikatif untuk mendukung kegiatan akademik mereka.

