Header Ads

Header Ads

HMPS PBA IPMAFA Gelar Nadwah Maharah Kalam dalam Kegiatan Mukhoyyam ‘Aroby 2026

 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa Arab menyelenggarakan kegiatan Mukhoyyam ‘Aroby sebagai upaya meningkatkan kompetensi kebahasaan mahasiswa. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis, 15 Januari 2026, kegiatan diisi dengan Nadwah Maharah Kalam yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Bahasa Arab, Ibu Raodah, M.A.


Nadwah ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Bahasa Arab dari semester 1 hingga semester 5. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif, mengingat materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan keterampilan berbicara yang menjadi salah satu kemampuan utama dalam penguasaan bahasa Arab.


Dalam pemaparannya, Ibu Raodah, M.A. menjelaskan bahwa maharah kalam merupakan keterampilan mengungkapkan bunyi, ide, pendapat, dan perasaan kepada lawan bicara secara lisan. Keterampilan ini tidak hanya menuntut ketepatan pelafalan, tetapi juga keberanian, kepercayaan diri, serta penguasaan psikologis saat berbicara di depan umum .


Materi nadwah juga menyoroti aspek psikologi dalam maharah kalam, khususnya rasa takut dan grogi saat berbicara di depan banyak orang. Disampaikan bahwa sebagian besar individu pernah merasakan ketakutan ketika berbicara di hadapan publik, bahkan pembicara yang berpengalaman sekalipun. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya persiapan, rasa tidak percaya diri, gugup, malu, serta kurang memahami materi yang akan disampaikan.


Lebih lanjut, Ibu Raodah, M.A. memaparkan dampak negatif dari rasa takut dalam berbicara, seperti minimnya partisipasi di kelas, performa presentasi yang kurang maksimal, hingga rendahnya pencapaian akademik. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami strategi untuk mengatasi rasa takut dan meningkatkan kemampuan berbicara secara efektif.


Sebagai solusi, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mengatasi rasa takut dalam maharah kalam, di antaranya dengan memahami materi secara mendalam, menyusun poin-poin utama, serta melakukan latihan secara berulang. Latihan dapat dilakukan di berbagai situasi, seperti di depan keluarga, teman, lingkungan yang menyerupai kondisi nyata, maupun melalui rekaman video dan latihan di depan cermin. Selain itu, pemanfaatan bahasa tubuh, kontak mata, dan fokus kepada audiens juga menjadi kunci penting dalam keberhasilan berbicara di depan umum.


Melalui Nadwah Maharah Kalam ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Bahasa Arab semakin percaya diri, mampu mengelola aspek psikologis dalam berbicara, serta dapat mengembangkan keterampilan kalam secara optimal sebagai bekal akademik dan profesional di masa mendatang.